Friday

10 Misteri Kematian Massal Hewan Paling Menggemparkan di Dunia

10 Misteri Kematian Massal Hewan Paling Menggemparkan di Dunia
One web id — Kematian acap kali menyisakan pelbagai misteri. Termasuk salah satunya adalah kematian massal yang terjadi di beberapa daerah berikut ini. Anehnya tanpa tanpa diketahui penyebab yang jelas, beberapa daerah ini menjadi lokasi kematian massal untuk sekelompok hewan. Beberapa penelitian ilmiah gagal menjelaskan penyebab kematian massal hewan-hewan berikut ini. Ada baiknya kalian simak terlebih dahulu cerita dalam daftar berikut, kemudian berikan pendapatmu, kira-kira apa penyebab kematian misterius ini?

1. Burung-Burung di Jatinga, India
cuidemosalmaryalasaves.blogspot.com
Kematian burung secara massal terjadi selama beberapa tahun terakhir ini, akan tetapi ada satu tempat yang selalu langganan mengalami peristiwa ini, yaitu Jatinga, India. Setiap tahun di daerah ini selalu ditemukan kasus ratusan bangkai burung yang tewas tanpa sebab yang jelas. Hingga saat ini, misteri tentang kasus ini juga belum terpecahkan. Misalnya, mengapa fenomena ini terjadi pada beberapa jenis burung yang berbeda dan hanya terjadi di bulan Desember? Mengapa peristiwa ini terjadi selalu setelah matahari terbenam? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang belum terungkap mengenai peristiwa aneh ini.

2. Sapi di Switzerland
xfile-enigma.blogspot.com
Selain burung-burung di Jatinga, peristiwa serupa juga pernah terjadi di Switzerland. Dalam 3 hari, diperkirakan ada sekitar 28 sapi dan banteng ditemukan tewas setelah berusaha loncat dari tebing. Anehnya, semua sapi dan banteng jatuh di lokasi yang sama. Fakta bahwa peristiwa ini terjadi selama 3 hari berturut-turut membuat peristiwa ini semakin misterius.

3. Anjing di Skotlandia
terra-z.ru
Jembatan Overtoun di Milton, Skotlandia secara tidak langsung dikenal sebagai tempat jembatan untuk bunuh diri para anjing. Peristiwa ini bahkan sudah terjadi sejak tahun 1950an. Sekitar 50 anjing pernah ditemukan tewas di sini, termasuk kasus kematian 5 ekor anjing dalam 6 bulan di tahun 2005.

Sementara di dalam mitologi Celtic, jembatan ini dianggap sebagai jembatan pertemuan antara surga dan bumi. Bagi warga yang percaya pada hal gaib, maka mereka pasti percaya hal itulah yang menjadi penyebabnya.

Sedangkan lainnya percaya bahwa anjing ini mencium bau sesuatu yang menggoda di bawah jembatan sehingga mereka berusaha untuk meloncat ke sana. Akan tetapi teori ini juga terbantahkan karena anjing tergolong binatang yang cerdas dan jika memang teori ini benar, maka seharusnya ada banyak lagi peristiwa serupa di tempat lainnya.

4. Kambing di Turki
rebeccaskloot.blogspot.com
Pada tahun 2005 lalu, sejumlah penggembala kambing di Turki mendadak kehilangan pekerjaannya akibat kematian mendadak 1500 kambing mereka yang jatuh dari tebing. Hal ini berawal dari seekor kambing yang terjatuh di tepi tebing, lalu diikuti oleh kambing-kambing lainnya.

Sedikitnya ada 400 kambing meninggal akibat jatuh dari ketinggian tebing yang mencapai 15 meter, dan 1100 ekor sisanya selamat meskipun tertindih badan kambing lainnya. Kecelakaan ini cukup mempengaruhi kehidupan warga sekitar karena banyak warga yang bergantung pada kambing sebagai mata pencaharian mereka.

5. Kodok di Jerman Utara
neo-geo.com
Pada tahun 2005, ribuan kodok di Jerman Utara dan Denmark secara misterius meledak. Detik ini mereka sedang berdiam di suatu tempat, lalu detik berikutnya mereka terpental dengan kekuatan yang cukup untuk melontarkan tubuh mereka hingga jarak 1 meter. Tapi anehnya tak hanya itu, sebab badan mereka pun terburai. Yang menyedihkan lagi, ketika terjatuh mereka tidak langsung mati, melainkan sempat mencoba bertahan hidup selama beberapa detik. Begitu mengerikan sekali ya?

6. Pilot Whales di Tasmania
redconcienciaplanetaria.blogspot.com
Ada ratusan bangkai lumba-lumba ditemukan di pesisir Tasmania pada tahun 2009. Lebih dari 400 ekor mati tanpa alasan yang jelas dan hampir 200 ekor terdampar di pinggir pantai bersama lumba-lumba.

Kala itu tim penyelamat mencoba untuk menyelamatkan mereka, tetapi sekitar 140 ekor sudah mati saat mereka tiba. Sisanya berhasil diselamatkan, termasuk 7 ekor lumba-lumba.

Namun seberapa bulan sebelum insiden ini terjadi, 150 pilot whales mati setelah berenang di West Coast Tasmania. Kemudian, diikuti oleh 48 sperm whales di Perkins Island. Gangguan cuaca diperkirakan menjadi penyebab  peristiwa misterius ini namun belum ada yang bisa mengkonfirmasi hal ini.

7. Ikan dan Burung Camar di Ontario
thecelestialconvergence.blogspot.com
Tahun 2012, tepatnya di pinggiran danau Erie Ontario dipenuhi bangkai ikan dan burung Camar. Pada awalnya tidak ditemukan tanda-tanda ikan ini mati akibat polusi di danau. Salah satu teori menyatakan bahwa kematian ini disebabkan oleh dimana suhu air laut berubah menjadi lebih dingin dan terjadi penipisan oksigen di permukaan air. Akan tetapi, seperti kematian-kematian sebelumnya, tidak ada bukti mengenai hal ini.

8. Cumi-Cumi Raksasa di California
youtube.com
Ribuan bangkai cumi-cumi raksasa pada Januari 2005, ditemukan di semenanjung California. Tidak banyak informasi mengenai cumi-cumi ini karena mereka hidup di kedalaman 700 meter, membuat para ilmuwan kesulitan untuk mencari tahu penyebab kematian mereka.

Salah satu penyebabnya kemungkinan bahwa cumi-cumi ini diracun, meskipun jika itu benar terjadi seharusnya air dan makhluk hidup lainnya juga akan mati, tetapi anehnya ini hanya terjadi pada cumi-cumi saja.

Sebetulnya peristiwa yang sama pernah terjadi pada tahun 2002 di San Diego dengan dugaan sementara keracunan. 

9. Udang di Chili
youtube.com
Pada Maret 2013, warga kota Coronel, Chili digemparkan oleh pemandangan aneh bahwa pantai mereka kini berubah warna menjadi merah yang disebabkan oleh jutaan udang yang mati.

Menurut penuturan nelayan setempat mengatakan bahwa 2 pembangkit listrik yang berada di sana adalah penyebabnya karena membuat suhu perairan menjadi terlalu panas sehingga udang-udang ini tak sanggup bertahan hidup.

10. Ikan Kakap di New Zealand
youtube.com
Pada Januari 2011, sedikitnya ada ratusan ikan kakap ditemukan mengambang di pantai Coromandel Peninsula, New Zealand. Para nelayan di sekitar lokasi menuturkan bahwa saat itu laut sudah dipenuhi oleh bangkai ikan sejak dini hari.

Namun yang mengerikan adalah semua bangkai ikan ini telah kehilangan matanya. Ada dugaan bahwa ini merupakan tindakan genosida, akan tetapi anehnya hingga saat ini apa penyebab kematian ikan-ikan ini belum diketahui secara pasti. 

No comments:

Post a Comment