Sunday

7 Fenomena Alam Teraneh dan Misterius di dunia

One web id — Fenomena alam di dalam pandangan fisika mengacu pada sebuah peristiwa non-artifisial, dan kemudian tak diciptakan oleh manusia, meskipun dapat mempengaruhi manusia (sebagai contohnya : bakteri, penuaan, bencana alam). Adapun contoh umum dari fenomena alam termasuk diantaranya yaitu letusan gunung berapi, cuaca, dan pembusukan. Biasanya sebagian besar fenomena alam tak berbahaya seperti hujan. Fenomena alam seperti letusan gunung berapi, tsunami dan tornado dianggap berbahaya dan dapat menimbulkan kematian. Fenomena adalah hal yang luar biasa dalam kehidupan di dunia dan dapat terjadi dengan tidak terduga dan tampak mustahil dalam pandangan manusia.
7 Fenomena Alam Teraneh dan Misterius di dunia

Dari berbagai fenomena alam yang pernah terjadi, rupanya terselip tujuh fenomena alam teraneh dan misterius. Bagi anda yang penasaran dan ingin tau mengenai fenomena apa saja yang ada di dunia ini, berikut ini kami paparkan penjelasannya.

1. Badai petir abadi di Venezuela
Catatumbo Lightning atau Petir Catatumbo merupakan sebuah fenomena atmosfer di Venezuela. Biasanya badai listrik ini terjadi secara semi-permanen pada saat malam hari di sebuah kawasan yang terletak di atas daerah rawa yang terbentuk di mana sungai Catatumbo mengalir ke Danau Maracaibo. Tak tanggung-tanggung, bahkan fenomena ini mudah dilihat dari ratusan mil jauhnya dan juga dikenal sebagai Mercusuar Maracaibo bagi para pelaut yang ingin berlabuh di teluk Venezuela. Banyak perahu yang berlayar di daerah tersebut dapat menavigasi di malam hari tanpa masalah pada saat berlayar. Sebetulnya masih belum diketahui secara pasti mengapa hanya kawasan ini dan daerah ini saja yang dapat menghasilkan petir yang berulang-ulang. Salah satu teori menyatakan bahwa gas metana terionisasi naik dari rawa-rawa yang ada di sungai Catatumbo dan bertemu dengan awan badai yang berhembus dari pegunungan Andes, membantu menciptakan kondisi yang sempurna untuk terjadinya badai petir. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan meterologi angkatan udara Venezuela, petir ini berasal dari awan badai massa yang menciptakan busur volta dengan ketinggian diatas 5 kilometer, selama 140 hingga 160 malam dalam setahun, 10 jam per hari dan hingga 280 kali per jam.

Diperkirakan badai petir ini mengandung cukup listrik untuk menyalakan 100 juta lampu, yang berarti bahwa dalam 10 menit petir ini berlangsung dapat menyalakan seluruh bola lampu yang ada di Amerika Selatan. Badai ini menghasilkan persentase tinggi dari semua produksi ozon di seluruh dunia. Catatumbo Lightning yang dapat dianggap sebagai pemicu regenerasi utama dari lapisan ozon planet, karena memproduksi sekitar 1.176.000 kW atmosfer listrik. Badai petir ini mengandung cukup listrik untuk menyalakan 100 juta lampu, yang berarti bahwa dalam 10 menit petir ini berlangsung dapat menyalakan seluruh bola lampu yang ada di Amerika Selatan. Badai ini menghasilkan persentase tinggi dari semua produksi ozon di seluruh dunia. Catatumbo Lightning yang dapat dianggap sebagai pemicu regenerasi utama dari lapisan ozon planet, karena memproduksi sekitar 1.176.000 kW atmosfer listrik. Diperkirakan dengan total sekitar 1,2 juta petir lucutan per tahun, sehingga Catatumbo del Relampago menjadi produsen terbesar ozon dunia.

2. Hujan ikan di Kota Yoro, Honduras
Setiap pertengahan tahun, badai besar selalu melanda Kota Yoro di Honduras. Biasanya fenomena ini dimulai dengan awan gelap yang menggantung di langit, diikuti dengan kilat, guntur yang menggelegar, angin kencang dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Setelah hujan berhenti, maka ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan-ikan ini dan memasaknya. Di bulan Juni atau Juli tiap tahunnya, warga Kota Yoro di Honduras waspada. Akan ada waktunya awan hitam berkumpul di langit kelam, diikuti oleh petir dan kilat yang menyambar hebat. Hujan badai lalu akan melanda kota selama dua sampai tiga jam. Namun begitu hujan berhenti, ratusan ikan hidup berjatuhan dari langit! Sebetulnya ini bukanlah fatamorgana ataupun sebuah fiksi. Buktinya, masyarakat setempat percaya fenomena ini murni mukjizat Tuhan. Akan tetapi, fenomena hujan ikan ini juga punya legenda. Sebagaimana yang diceritakan konon pada abad ke-19, seorang misioner asal Spanyol berdoa datangnya mukjizat untuk bisa memberi makanan kepada penduduk lokal. Tak lama berselang datanglah fenomena aneh itu, tiap tahun bahkan hingga sekarang. Dengan kata lain, fenomena alam aneh ini sudah terjadi selama lebih dari satu abad. Masyarakat setempat yang terbiasa merasakan langsung hujan ikan ini tampak senang saja. Mereka melangsungkan Festival de la Lluvia, yang menyuguhkan parade, musik, dan beragam olahan ikan segar. 

3. Kambing memanjat pohon di Maroko
Satu fenomena alam unik terjadi di dataran Maroko. Biasanya kambing yang hanya mampu merumput untuk mendapatkan makanannya, namun kini telah memiliki keahlian untuk memanjat pohon seperti halnya manusia dan kera. Kambing-kambing ini memanjat pohon argan untuk memakan buahnya, yang serupa dengan buah zaitun. Argan umumnya digunakan sebagai bahan untuk membuat minyak Argan dan bahan kosmetik lainnya, maka tak heran jika para petani setempat sering mengikuti kemana kawanan kambing ini pergi dari pohon satu ke pohon lainnya, tak lain tak bukan tujuannya adalah mengumpulkan biji buah argan yang tidak ikut dimakan oleh kambing. Akan tetapi secara perlahan-lahan pohon sudah sulit ditemukan karena banyak dirusak dan dijarah oleh kambing pemanjat pohon. Hal ini menunjukkan bahwa kambing sebagai binatang yang memiliki naluri hanya bisa menggunakan instingnya untuk tetap bertahan hidup. Tidak ada rumput yang tersedia di tanah, akhirnya kambing bisa menemukan caranya sendiri. Ini menunjukkan bahwa sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Menurut para ahli kejadian seperti ini bisa terjadi karena seleksi alam, dikarenakan keadaan alam yang kurang mendukung, dan tidak tersedianya rumput di tanah, sehingga memaksa kambing untuk memanjat pohon dan menemukan makanannya sendiri. Inilah kejadian unik dan menakjubkan, semua kita kembalikan kepada kuasa Illahi.

4. Fenomena ombak terpanjang di Brazil
Fenomena alam menakjubkan ini terjadi dua kali dalam setahun yaitu antara Februari dan Maret. Biasanya, air Samudera Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, sehingga menciptakan gelombang ombak terpanjang di dunia. Usut punya usut, rupanya fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera Atlantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak setinggi dua belas kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah jam. Ombak setinggi itu tentunya sangat terkenal di kalangan para peselancar, dan membawa Picuruta Salazar, seorang peselancar dari Brasil menorehkan rekor dunia yang berhasil berselancar sejauh 12,5 kilometer selama 37 menit penuh. Namun, ombak ini berbahaya sebab kecenderungannya yang terkadang dapat merusak dan membawa sebatang pohon yang berhasil di cabut dari tanah oleh kekuatan hempasannya.

5. Matahari Hitam di Denmark
Fenomena "Matahari Hitam" yang disebut "Black Sun" yaitu sebuah fenomena alam yang terjadi di rawa di barat daya Jutlandia, Denmark, khususnya rawa dekat Tonder dan Ribe. Sejumlah besar burung jalak yang bermigrasi berkumpul di sana pada musim semi dan musim gugur ketika mereka menghindari musim dingin di Eropa selatan untuk menuju ke arah laut baltik. Fenomena ini terjadi setelah matahari terbenam. Burung-burung akan berkumpul dalam kawanan besar dan membentuk formasi besar di langit sebelum mereka memutuskan untuk menginap pada malam harinya. Formasi besar burung-burung ini akan menutupi matahari dan seolah-olah membentuk bola besar berwarna hitam, karena hal ini istilah "Sort Sol" muncul. Diperkirakan, fenomena Black Sun ini terbentuk lebih dari 1 juta burung.

6. Pelangi Api di Idaho
Sebetulnya fenomena alam semacam ini dikenal pula sebagai circumhorizon busur atau "pelangi api". Peristiwa alam ini terjadi ketika matahari tinggi di langit (lebih tinggi dari 58 derajat di atas cakrawala). Cahayanya akan melewati awan cirrus yang terdiri dari piring kristal heksagonal. Sinar matahari yang memasuki sisi vertikal kristal awan akan tertinggal di bagian bawahnya dan akhirnya akan dibiaskan seperti melalui prisma. Setelah itu, sinar ini dipisahkan menjadi berbagai warna. Tatkala piring kristal di awan cirrus selaras secara optimal, sejajar dengan tanah, tampilan yang dihasilkan adalah spektrum warna cantik seperti pelangi yang berbentuk api.

7. Hujan merah di Kerala
Pada tanggal 25 Juli hingga 23 September 2001, hujan merah turun di selatan India, Propinsi Kerala. Tidak hanya hujan merah, pasalnya fenomena hujan berwarna kuning, hijau dan bahkan hitam juga dikabarkan pernah terjadi. Pemerintah India menemukan sejumlah bukti bahwa hujan ini telah "diwarnai" oleh spora dari alga, yang tersebar di udara. Di awal tahun 2006, akibat fenomena hujan yang sangat aneh ini, akhirnya Kerala menjadi perhatian dunia.



No comments:

Mobile version