Wednesday

7 Mitos Asal Muasal Manusia yang Melegenda ke Segenap Penjuru Dunia

One web id — Di dalam kebudayaan umat manusia nan lama dan panjang, rupanya orang zaman dahulu kala menganggap evolusi asal muasal manusia dan pembentukan alam semesta adalah sesuatu yang amat misterius dan cukup aneh.
7 Mitos Asal Muasal Manusia yang Melegenda ke Segenap Penjuru Dunia

Tak tanggung-tanggung, bahkan dulunya masyarakat di berbagai pelosok di segenap penjuru dunia menciptakan pelbagai macam dongeng tentang asal muasal umat manusia. Setidaknya ketujuh mitos seputar asal muasal manusia yang telah melegenda berikut ini akan membuatmu tercengang tatkala membacanya.

1. Bumi Adalah Pulau yang Menyendiri, Jepang
Dewa langit menciptakan dua bersaudara: kakaknya Izanagi adik perempuan Izanami, mereka berdiri di jembatan mengambang di atas lautan primitif. Menggunakan tombak panjang mutiara dewa mengaduk di laut hingga terbentuklah pulau pertama Onogoro, di atas pulau ini mereka hidup sebagai suami istri. Dewa marah kepada mereka karena mengingkari janji, sepasang suami istri ini menggunakan tongkat panjang mutiara lagi membentuk pulau Jepang dan dewa-dewa dalam lautan. Namun tatkala dewa api Kagutsuchi-no-Kami dilahirkan, Izanami meninggal. Izanagi sangat sedih kemudian dia mengikuti roh Izanami datang ke neraka yang dikendalikan Yomi, Izanami makan makanan Yomi dan tidak izinkan reinkarnasi kembali. Pada saat Izanagi tiba-tiba melihat jasad Izanami yang membusuk dia langsung ketakutan dan melarikan diri, roh Izanami sangat marah dan terus mengejar Izanagi. Pada akhirnya, Izanagi berhasil melarikan diri dan keluar dari lubang neraka, dia kemudian mengikat diri dengan sebuah batu besar, selamanya berpisah dengan kematian, dia tidak ingin ke neraka lagi.

2. Pangu Membuka Langit, Nuwa Menciptakan Manusia, China
Benih telor alam semesta mengambang dalam ruang dimensi alam yang abadi, dia termasuk dua efek yang saling bertentangan: Yin dan Yang. Setelah beberapa reinkarnasi, Pangu dilahirkan, bagian yang terpenting dalam benih telor (Yin turun menjadi daratan, yang lebih ringan) Yang membubung membentuk langit. Pangu khawatir langit dan bumi menyatu lagi, kemudian dia menggunakan tangan dan kakinya untuk menopang langit dan bumi, dia tiap hari tumbuh sepanjang 10 inci, setelah 18.000 tahun ketinggian langit sudah mencapai 30.000 mil. Setelah tugas Pangu selesai, dia kemudian meninggal, bagian dari tubuhnya berubah menjadi materi hakiki alam semesta. Dewi Nuwa menjadi sangat sepi, dia kemudian mengambil lumpur dari sungai Huang untuk membuat manusia, dengan begitu manusia pertama muncul, kemudian dia gunakan ranting pohon dan mengambil lumpur dan melemparnya ke tanah, akhirnya beberapa titik lumpur kecil berubah menjadi umat manusia.

3. Aztescs di Mesiko Kuno
Di dalam mitos bangsa ibu dari bumi adalah Aztescs Coatlicue, sebetulnya maksud nama ini adalah "rok ular", di dalam mitos dia dilukiskan sangat menakutkan, dia memakai rantai di leher yang dibuat dari tangan manusia dan jantung, sementara roknya dililit oleh ular-ular berbisa. Pada awalnya dalam tubuhnya ibu bumi Aztescs kemasukan pisau batu hitam dia jadi hamil dan melahirkan dewi bulan Coyolxauhqui, kemudian dia melahirkan 400 orang anak lagi, semua ini menjadi gugus bintang di langit selatan. Setelah itu dari langit terbang dan turun suatu benda berbentuk bola berbulu unggas, Coatlicue menemukan dan menaruh sistem bola ini di pinggangnya, ini membuatnya hamil sekali lagi. Kehamilan ini membuat dewi bulan Coyolxauhqui dan 400 anaknya kaget dan marah besar, namun anak dalam perut Coatlique adalah Huitzilopochtli dewa perang dan matahari, dia meloncat keluar dari rahim ibunya, begitu dia keluar badannya sudah pakai baju lapis baja, dengan cepat dia tumbuh menjadi dewasa. Huitzilopochtli demi menghibur ibunya Coatlicue, dia kemudian menyerang dewi bulan Coyolxauhqui, di bawah bantuan ular api dia kemudian membunuh dewi bulan, Huitzilopochtli memenggal kepalanya dan dilemparkan ke langit, kepala ini dalam sekejap langsung berubah menjadi bulan di langit.

4. Pada Awalnya, Dunia Berada Dalam Kondisi Kacau Balau, Mesir Kuno
Dalam mesir kuno banyak cerita mitos penciptaan. Semua berawal dari adukan tak teratur, dewa langit Nu (ataun Nun). Atum mengharapkan dia mempunyai roh dan tubuh fisik, setelah itu dia menciptakan sebuah bukit kecil, jika tidak dalam dunia yang kacau-balau maka dia tidak ada tempat untuk berpijak. Konon, Atum merupakan dewa yang bukan pria maupun wanita, matanya bisa memandang segala hal. Dari mulutnya dikeluarkan seorang anak, Shu adalah dewa udara. Setelah itu dia keluarkan dari mulutnya lagi seorang anak perempuan, Tefnut dewa dari kelembapan. Mereka berdua diberi tugas mengubah kondisi semrawut alam semesta, Shu dan Atum menciptakan Geb dewa bumi dan juga Nut dewa langit, pada mulanya Geb dan Nut berlilit jadi satu, akan tetapi Geb berusaha tegak kembali, setelah itu secara perlahan-lahan tatanan dunia baru akhirnya terbentuk, namun Shu dan Geb hilang dalam kegelapan. Atum mengorek mata dirinya untuk mencari Shu dan Geb, akhirnya SHu dan Geb berhasil kembali ke sisi Atum. Atum sangat gembira, sangat terharu hingga meneteskan air mata. Konon, setiap tetesan air matanya yang jatuh ke bumi terciptalah seorang manusia.

5. Dewi Kejahatan Setelah Meninggal Menciptakan Langit dan Bumi, Babylon
Mitos pencipta Babylonian Enuma Elish mulai Dewa air Apsu (segar) dan Tiamat (garam) melahirkan beberapa generasi Dewa langit. Dalam beberapa Dewa langit Ea adalah kakak sulung, di sampingnya ada banyak adik. Akan tetapi, Dewa kecil langit yang belum dewasa sangat ribut, hingga Apsu dan Tiamat tidak bisa tidur, hingga Apsu menyusun rencana untuk membunuh dewa-dewa kecil ini, akan tetapi rencana ini bocor. Ea justru duluan bergerak membunuh Apsu. Setelah Tiamat mengetahuinya, dia bersumpah akan membalas dendam, dia menciptakan banyak monster, diantaranya termasuk anjing gila, manusia kalajengking, manusia setengah kerbau dan naga raksasa dan sebagainya. Ea dan Dewa Damkina menciptakan Marduk, Dewa raksasa dengan empat mata dan empat telinga, Marduk menjadi dewa pelindung. Dalam perang jahat antara Marduk dan Tiamat, Marduk menggunakan sebatang anak panah memanah dan mengenai jantungnya. Kemudian di menyobek tubuhnya menjadi dua bagian, terciptalah langit dan bumi, setelah itu dia menciptakan umat manusia, agar manusia kerja keras mengerjakan pekerjaan yang dewa tidak ingin lakukan, sebagai contohnya pertanian, telemarketing dan accounting. (Namun belakang ini Marduk muncul di Cartoon Network Sealab 2020!)

6. Mitos Agama Menyembah Api (Zoroastrianism), Persia
Dewa paling tinggi dalam mitos Persia Ahura Mazda menciptakan dunia, Alborz Mo, pegunungan Alburz tumbuh 800 tahun akhirnya mencapai langit. Dari sana hujan turun dan membentuk laut Vourukasha dan dua sungai utama. Binatang pertama di dunia kerbau putih hidup di pinggir sungai Veh Rod, akan tetapi dewa jahat Persia Angra Mainyu membunuhnya. Bibitnya dibawa ke bulan dan dimurnikan, sehingga terciptalah binatang-binatang dan tumbuh-tumbuhan. Di seberang sungai hidup manusia pertama, Gayomard bercahaya seperti matahari. Angra Mainyu juga membunuhnya. Aduh! Matahari memurnikan bibitnya selama 40 tahun, kemudian tumbuh tanaman kelemabak (tanaman dengan tangkai banyak air untuk dimasak). Tanaman ini tumbuh menjadi Mashya dan Mashyanag, manusia yang pertama. Dalam mitos agama Penyembah Api, pertempuran antara dewa paling tinggi Ahura Mazda dengan dewa jahat Angra Mainyu berlangsung selama 12.000 tahun, dalam 3000 tahun pertama, dunia cemerlang Ahura Mazda dan dunia gelap Angra Mainyu bersama-sama eksis, umat manusia paling awal juga di goda dan disesatkan oleh kejahatan dan kegelapan. Angra Mainyu tidak membunuh Mashya dan Mashyanag seperti membunuh kerbau putih, akan tetapi ia menyesatkan mereka supaya menyembah dia. Setelah 50 tahun mereka melahirkan sepasang anak, namun dibawah arahan sesat Angra Mainyu sepasang suami istri ini memakan anaknya, hingga berdosa terhadapnya. Setelah itu dewa tertinggi Ahura mengembalikan sifat hakiki dari Mashya and Mashyanag, setelah itu makin banyak anak yang lahir, konon mereka inilah yang digadang-gadang sebagai manusia yang paling awal.

7. Kematian Nenek Moyang Manusia Raksasa Menciptakan Jutaan Materi, Norwegia
Dalam mitos Norwegia, sebelum bumi muncul ada dua dunia: "Muspell adalah sebuah tempat cahaya dan panas, bara apinya sangat panas, siapa yang bukan asli dari sana tidak akan sanggup untuk bertahan. Surt duduk di perbatasan Muspell, menjaga daratan tersebut dengan pedang yang membara. Pada akhir dunia dia akan mengalahkan semua Dewa dan membakar semua dunia dengan apinya. Sementara di luar Muspell terletak kehampaan yang besar dan menguap namanya Ginnungagap. Ginnungagap terletak dalam kegelapan, ruang lingkup dingin dari"Niflheim", "Niflheim" adalah sebuah daratan yang dingin dan beku. Es, salju, angin, hujan dan dingin berat terpancar dari Niflheim, ketemu di Ginnungagap adalah udara lembut, panas, cahaya dan udara lembut dari Muspell. Pada saat dingin dan beku dari Nifheim dan bara api dari Muspell bersentuhan, maka terjadilah tetesan yang mencair. Sehingga cairan yang mengalir ini bergerak ke nenek moyang manusia raksasa yaitu YmirYmir tidur nyenyak. Di bawah lengan kirinya tumbuh seorang pria dan seorang wanita. Dan salah satu kakinya muncul anak lelaki dan lainnya. Ini adalah awal permulaan dari manusia raksasa yang mencair. Cairan salju tersebut kemudian berubah menjadi sapi raksasa yang disebut Audhumla. Empat buah sungai susu ini yang memberi minum Ymir. Sapi tersebut menjilat es asin yang beku. Setelah sehari, dia membebaskan rambut seorang pria dari es tersebut. Setelah dua hari, kepalanya muncul, kemudian pada hari ketiga seluruh tubuh pria tersebut muncul, namanya Buri, dia tinggi, kuat dan tampan. Buri mempunyai seorang anak laki namanya Bor, Bor menikah dengan Bestla anak perempuan dari manusia raksasa. Bor dan Bestla memiliki tiga orang anak laki yaitu Odin, Vili dan Ve'. Dipercaya bahwa Odin adalah penguasa langit dan bumi. Dia adalah paling besar dan paling popular di antara semua pria.

Tatkala Ymir terjatuh, dari lukanya mengalir darah yang membanjir, sehingga semua raksasa yang membeku akhirnya mencair, kecuali raksasa Bergelmir, dia melarikan diri bersama istrinya dengan memanjat ke Lur (sebatang pohon yang kosong di dalamnya dan bisa berfungsi sebagai perahu). Dari sana berkembang keluarga raksasa cair. Kemudian anak laki Bor membawa Ymir ke tengah Ginnungagap ("mighty gap") dan menciptakan dunia darinya. Dari darahnya mereka menciptakan laut dan danau, sementara dari dagingnya terciptalah bumi, lalu dari rambutnya terciptalah pepohonan. Kemudian dari tulangnya terciptalah gunung. Mereka membuat batu dan kerikil dari gigi dan taring dan tulangnya yang hancur. Dwarfs terjadi dari daging Ymir dan menjadi hidup. Dengan perintah Tuhan mereka mendapatkan pemahaman manusia dan muncul di antaranya, walaupun mereka hidup di bumi dan di batu. Dari tengkorak Ymir anak Bor menciptakan langit dan mengaturnya di atas langit dengan empat penjuru, di setiap penjuru mereka meletakan sebuah dwarf, namanya adalah Timur, Barat, Utara dan Selatan. Mereka mengambil bintang dan membakar bara api yang terbang melewati setelah mereka meledakan Muspell, dan menempatkan mereka di tengah-tengah Ginnungagap untuk memberikan cahaya ke surga dan di bawah bumi. Mereka kemudian menempatkan lokasi bintang tersebut. Bumi dikelilingi oleh laut yang dalam, Anak Bor memberikan daratan dekat laut untuk tempat tinggal keluarga raksasa. Untuk melindungi mereka dari musuh raksasa, anak Bor kemudian membuat pegangan pulau dengan menggunakan kening Ymir, mereka namakan itu Midgard. Ketika berjalan sepanjang pantai, anak Bor menemukan dua pohon, dia kemudian menciptakan sepasang pria dan wanita dari pohon tersebut. Odin memberi spirit dan kehidupan pada pria dan wanita tersebut. Vili memberikan mereka pemahaman dan kekuatan bergerak, Ve' memberikan mereka pakaian dan nama, yang pria disebut Ask (Ash) dan yang wanita disebut Embla (Elm). Dari Ask dan Embla menurunkan ras pria yang hidup di Midgard.

Di tengah dunia ini anak Bor membangun benteng kuat untuk mereka namanya Asgard, generasi berikutnya disebut Troy. Tuhan dan keluarganya hidup di Asgard, banyak kejadian-kejadian yang terkenang terjadi di sini. Di Asgard, ada bangunan besar namanya Hlidskjálf. Odin duduk di sana pada kursi tinggi. Dari sana dia bisa melihat seluruh dunia dan dapat pula melihat apa yang dilakukan oleh setiap orang. Selain itu dia juga memahami segala sesuatu yang dilihatnya. Konon, Odin menikah dengan Frigg, anak dari Fjörgvin. Keluarga ini menjadi semua keluarga yang menghuni di Asgard kuno dan kerajaan tersebut menjadi miliknya. Anggota keluarga ini disebut Æsir, dan mereka semuanya dewa. Ada alasannya mengapa Odin disebut Bapak dari semuanya. Dia adalah bapak dari semua Tuhan dan pria dari semuanya yang diciptakan oleh kekuatannya. Bumi adalah anak perempuan Odin dan juga istrinya. Mereka punya anak sulung namanya Thor. Karakter Thor berkuasa dan kuat. Dengan ini dia mendominasi semua kehidupan. Semua orang yang diberitahu mengetahui, Tuhan membuat jembatan dari bumi ke surga yang disebut Bifröst. Ada yang menyebutnya pelangi. Ia mempunyai tiga warna dan sangat kuat, jika dibandingkan dengan struktur lainnya maka ia dibuat dengan kecekatan dan kecerdasan tinggi serta sangat kuat, akan tetapi ia akan putus bila anak Muspell menaikinya. Tuhan tidak akan marah jika struktur ini putus. Bifröst adalah jembatan bagus, namun di dunia ini tidak ada yang bisa diandalkan jika anak Muspell sedang berperang. Sangsi dari Tuhan adalah oleh pohon Ash yaitu Yggdrasil. Mereka mengadakan pengadilan harian. Yggdrasil adalah yang paling bagus dan paling agung dari semua pohon. Konon, ranting-rantingnya berkembang ke seluruh dunia dan naik ke atas hingga mencapai surga.

Simak juga : Ini 7 Oleh-Oleh Terunik di Tiap Negara yang Wajib dibawa Pulang



No comments:

Mobile version